YOGYAKARTA, Kampus Times - Universitas Islam Indonesia (UII) berdiri kokoh sebagai salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) tertua, paling berpengaruh, dan bereputasi internasional di Indonesia yang berpusat di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Perjalanan sejarah institusi pendopor pendidikan tinggi nasional berbasis nilai keislaman ini mencerminkan integritas panjang para tokoh bangsa dalam mewujudkan pusat keunggulan akademik yang independen, ramah inovasi, dan berdaya saing global. Cikal bakal berdirinya UII diawali dari pembentukan Sekolah Tinggi Islam (STI) di Jakarta pada 8 Juli 1945 (27 Rajab 1364 H), yang digagas oleh para founding fathers Indonesia seperti Mohammad Hatta, M. Natsir, KH. A. Wahid Hasjim, dan Moh. Roem guna menyediakan sarana pendidikan tinggi berkualitas bagi anak bangsa di era kemerdekaan.
Seiring perpindahan ibu kota negara ke Yogyakarta, Sekolah Tinggi Islam secara resmi diresmikan kembali di Yogyakarta pada 10 April 1946. Dinamika kelembagaan kampus ini terus mengalami akselerasi pesat hingga pada 10 Maret 1948, STI bertransformasi secara resmi menjadi Universitas Islam Indonesia (UII) guna memperluas Rumpun ilmu pengetahuan umum dan keagamaan secara terpadu. Berada di bawah naungan Yayasan Badan Wakaf UII, perguruan tinggi ini tumbuh pesat menjadi Perguruan Tinggi Swasta Berakreditasi Unggul dari BAN-PT serta diakui oleh berbagai lembaga pemeringkatan internasional seperti Quacquarelli Symonds (QS) dan Times Higher Education (THE).
Penguatan Ekosistem Riset Terpadu dan Fasilitas Pembelajaran Berbasis Inovasi
Sebagai institusi pendidikan tinggi bertaraf world class university, Universitas Islam Indonesia mengoperasikan beberapa area kampus terpadu seluas puluhan hektar di kawasan utara Yogyakarta yang mengusung konsep ramah lingkungan, islami, dan modern. Kampus Terpadu UII di Jalan Kaliurang KM 14.5 dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung pembelajaran canggih, seperti Gedung Rektorat GBPH Prabuningrat, Perpustakaan Pusat Direktorat Perpustakaan, Museum Candi Kimpulan yang berada di dalam area kampus, laboratorium riset terakreditasi, Rumah Hospital UII, hingga Auditorium KH. Abdulkahar Mudzakkir.
Kepemimpinan di Universitas Islam Indonesia secara konsisten mendorong akselerasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), pemanfaatan teknologi digital, serta pengembangan nilai-nilai Catur Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup Pendidikan, Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Dakwah Islamiyah. UII menyediakan berbagai program kelas internasional (International Program) serta program gelar ganda (double degree) bekerja sama dengan universitas mitra di Asia, Australia, dan Eropa. Langkah konkrit ini terbukti memberikan dampak signifikan pada raihan akreditasi internasional dari lembaga bereputasi seperti ABET, KAAB, JABEE, ASIC, dan ACCA, sekaligus memperluas jangkauan keberterimaan alumni UII di berbagai sektor industri global dan nasional.
Rumpun Fakultas dan Program Studi di Universitas Islam Indonesia
Guna mendukung visi keilmuan multidisiplin yang adaptif terhadap era transformasi digital dan kebutuhan dunia kerja masa depan, Universitas Islam Indonesia saat ini mengelola 8 fakultas utama serta Program Pascasarjana yang menaungi puluhan program studi unggulan jenjang Diploma (D3/D4), Sarjana (S1), Magister (S2), Doktoral (S3), dan Profesi:
Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE): Pilar keilmuan unggulan yang mengelola program studi Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi Pembangunan terakreditasi internasional.
Fakultas Hukum (FH): Pusat pendidikan ilmu hukum tertua di UII yang mencetak pakar hukum, hakim, dan praktisi berkualitas dengan integrasi etika moral tinggi.
Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI): Menyelenggarakan pendidikan terpadu pada Program Studi Ahwal Al-Syakhshiyyah, Pendidikan Agama Islam, dan Ekonomi Islam.
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP): Pusat inovasi tata ruang modern yang membawahi Program Studi Teknik Sipil, Arsitektur, dan Teknik Lingkungan.
Fakultas Teknologi Industri (FTI): Mengakselerasi sains terapan dan digitalisasi melalui Program Studi Teknik Kimia, Teknik Industri, Teknik Mesin, Teknik Informatika, dan Rekayasa Tekstil.
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA): Fokus pada pengkajian sains murni dan terapan meliputi Program Studi Kimia, Farmasi, Analisis Kimia, Statistika, dan Pendidikan Kimia.
Fakultas Kedokteran (FK): Mencetak tenaga dokter profesional dan berkarakter humanis yang didukung fasilitas rumah sakit pendidikan utama.
Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPIPSB): Mengembangkan riset perilaku dan komunikasi sosial melalui Program Studi Psikologi, Ilmu Komunikasi, dan Hubungan International.
Program Pascasarjana: Mengelola berbagai program magister dan doktoral interdisiplin guna mencetak akademisi, peneliti unggulan, serta praktisi profesional.
Kesimpulan

Universitas Islam Indonesia terbukti sukses mengukuhkan posisinya dari perguruan tinggi bersejarah menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi swasta terbaik dan paling kredibel di Indonesia. Keunggulan UII berakar pada pilar sejarah pembentukannya yang kokoh oleh para pendiri bangsa, ketersediaan fasilitas kampus terpadu yang modern dan asri, serta komitmen mendalam pada integrasi ilmu pengetahuan umum dan nilai-nilai keislaman. Dengan akreditasi institusi Unggul, keberagaman rumpun fakultas komprehensif, serta jejaring kolaborasi internasional yang luas, Universitas Islam Indonesia siap terus menjadi motor penggerak pencetak sumber daya manusia berkualitas dan berintegritas tinggi di panggung global.
FAQ
Di mana lokasi kampus terpadu utama Universitas Islam Indonesia? Kampus Terpadu UII berlokasi di Jalan Kaliurang KM 14.5, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kapan Sekolah Tinggi Islam (STI) sebagai cikal bakal UII pertama kali didirikan? Sekolah Tinggi Islam (STI) didirikan pertama kali di Jakarta pada tanggal 8 Juli 1945 sebelum berpindah dan berganti nama menjadi UII di Yogyakarta.
Siapa saja tokoh bangsa yang menjadi pendiri Sekolah Tinggi Islam cikal bakal UII? Para pendiri STI di antaranya adalah Drs. Mohammad Hatta, KH. A. Wahid Hasjim, M. Natsir, dan Moh. Roem.
Apa fasilitas bersejarah dan unik yang berada di dalam area Kampus Terpadu UII? Kampus Terpadu UII memiliki Candi Kimpulan, sebuah candi batu kuno peninggalan abad ke-9 yang ditemukan di dalam situs perpustakaan kampus.
Apa saja catur dharma yang diterapkan oleh Universitas Islam Indonesia? Catur Dharma UII meliputi Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, serta Dakwah Islamiyah.
Sumber Asli Berita: Artikel ini dikembangkan dan ditulis ulang secara independen berdasarkan laporan dokumentasi profil dan sejarah publik dari laman resmi Universitas Islam Indonesia dengan judul asli "Profil UII" yang diakses dan dianalisis pada Agustus 2026.