YOGYAKARTA, KampusTimes.com - Universitas Gadjah Mada (UGM) masih mengukuhkan posisinya sebagai salah satu universitas paling kompetitif di Indonesia. Berdasarkan data resmi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun lalu, tingkat kelolosan jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di UGM hanya menyentuh angka 8,5 persen, di mana institusi menyediakan 2.783 kursi untuk 32.429 pelamar.
Keketatan yang jauh lebih tinggi ditemukan pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dengan rasio penerimaan berkisar di angka 3 persen saja setelah menyaring lebih dari 89 ribu pendaftar untuk kapasitas 2.812 bangku. Guna memperbesar probabilitas kelolosan, calon mahasiswa baru dapat mempertimbangkan sejumlah program studi (prodi) strategis yang secara statistik memiliki jumlah peminat relatif rendah, namun menawarkan serapan tenaga kerja yang tinggi setelah lulus.
Analisis Data Prodi Klaster Sains dan Teknologi (Saintek)
Berdasarkan tinjauan data admisi, klaster Sains dan Teknologi memiliki beberapa program studi rumpun perikanan, pertanian, dan teknik yang menawarkan rasio kelolosan (keketatan longgar) di atas rata-rata universitas:
Teknologi Hasil Perikanan (THP): Pada seleksi jalur prestasi (SNBP) tahun lalu, kuota yang disediakan adalah 23 kursi dengan total pelamar sebanyak 138 orang. Hal ini menunjukkan persentase kelolosan yang cukup tinggi di angka 16,67 persen. Lulusan prodi ini memiliki proyeksi karier pada sektor jaminan mutu (quality control), keselamatan pangan (food safety), riset dan pengembangan (R&D), serta sektor korporasi negara (BUMN).
Tekniki Fisika: Menawarkan angka peluang keberterimaan sebesar 15,97 persen melalui jalur SNBP dan berada di kisaran 9 persen untuk jalur tes tertulis (SNBT). Ranah pekerjaan lulusan mencakup sektor ketenagalistrikan, energi terbarukan, manufaktur, otomasi, instrumentasi, hingga industri minyak dan gas bumi (migas).
Akuakultur: Menampung daya serap industri pangan berbasis perairan, prodi ini mencatatkan daya tampung sebanyak 23 kursi berbanding 118 pendaftar pada jalur SNBP tahun lalu (rasio kelolosan sekitar 1 banding 5). Sementara jalur SNBT menawarkan peluang masuk mendekati 11 persen. Profesi akhir mencakup manajemen budidaya perikanan, konsultan akuakultur, dan analis laboratorium.
Ilmu Tanah: Berada di bawah naungan Fakultas Pertanian, prodi ini mencatatkan tingkat kelolosan sebesar 13,77 persen pada jalur SNBP, sementara pada jalur kompetisi tes (SNBT) berada pada angka 6,61 persen. Lulusan diproyeksikan mengisi kebutuhan ahli kesuburan tanah, konsultan tata guna lahan, serta pengawas dampak lingkungan di sektor swasta maupun lembaga pemerintahan.
Elektronika dan Instrumentasi (Elins): Melalui jalur seleksi rapor (SNBP), prodi ini menerima 27 mahasiswa baru dari total 185 pendaftar, yang mencerminkan peluang kelolosan sebesar 14,59 persen. Lulusan bidang ini diserap secara luas sebagai engineer, ahli sistem kendali (maintenance engineer), konsultan teknis, hingga profesional di bidang teknologi informasi (IT specialist).
Biologi: Menawarkan kuota tampung yang relatif besar yakni 68 kursi untuk 344 pelamar pada jalur prestasi tahun lalu, dengan persentase keberterimaan mencapai 19,77 persen. Alumnus biologi memiliki koridor karier sebagai peneliti hayati, analis laboratorium, konsultan lingkungan, hingga akademisi.
Kartografi dan Penginderaan Jauh: Merupakan salah satu jurusan dengan tingkat keterserapan kerja tercepat, di mana data internal menunjukkan sekitar 81 persen lulusan telah mendapatkan pekerjaan sebelum prosesi wisuda. Pada jalur SNBP tahun lalu, prodi ini meloloskan 30 orang dari total 165 peminat (peluang masuk 18,18 persen).
Potensi Karier Global Rumpun Sosial Humaniora (Soshum)
Bagi calon mahasiswa yang memilih rumpun Sosial Humaniora, terdapat tiga program studi kebudayaan dan sejarah yang mencatatkan tingkat persaingan cenderung longgar namun memiliki fleksibilitas karier yang luas:
Bahasa dan Sastra Prancis: Prodi ini menyediakan kapasitas 14 kursi bagi 101 pendaftar via SNBP tahun lalu, dengan persentase kelolosan mencapai 13 persen. Kompetensi linguistik internasional ini membuka ruang profesi sebagai penerjemah, diplomat, editor naskah, praktisi digital marketing, hingga posisi manajerial di perusahaan multinasional Prancis.
Sejarah: Pada seleksi nasional jalur prestasi tahun lalu, jurusan Sejarah UGM mengalokasikan 15 kursi untuk 148 peminat (rasio keketatan sekitar 1:10). Peluang karier alumni terfokus pada bidang riset kebudayaan, kurator museum, arsiparis, pendidik, dan penulis profesional.
Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa: Mencatatkan jumlah peminat sebanyak 106 orang untuk daya tampung 15 kursi pada jalur seleksi prestasi tahun lalu, yang merepresentasikan peluang lolos sebesar 14,15 persen. Lulusan program studi ini memiliki keahlian khusus sebagai filolog, jurnalis media lokal, budayawan, serta tenaga pengajar bahasa daerah baik di instansi domestik maupun lembaga asing di luar negeri.
Kesimpulan
Memilih jurusan UGM sepi peminat dapat menjadi langkah strategis bagi calon mahasiswa baru untuk meminimalkan risiko kegagalan admisi pada rumpun favorit. Meskipun secara statistik jumlah pendaftar di sepuluh program studi ini relatif lebih sedikit, seluruh jurusan tersebut terbukti memiliki relevansi industri yang kuat serta prospek penyerapan tenaga kerja yang luas di sektor korporasi swasta, BUMN, maupun birokrasi pemerintahan.
FAQ
Apa saja jurusan UGM sepi peminat yang memiliki prospek kerja tinggi di bidang teknik?
Teknik Fisika serta Elektronika dan Instrumentasi (Elins) merupakan jurusan teknik dengan persentase kelolosan di atas 14 persen namun dicari oleh industri energi, manufaktur, dan IT.
Mengapa jurusan Kartografi dan Penginderaan Jauh UGM direkomendasikan meskipun kurang populer?
Karena memiliki persentase kelolosan SNBP mencapai 18,18 persen dan data internal menunjukkan 81 persen lulusannya sudah mendapatkan pekerjaan sebelum resmi diwisuda.
Berapa peluang kelolosan secara umum untuk masuk ke UGM lewat jalur prestasi?
Berdasarkan data SNPMB, persentase rata-rata kelolosan umum di UGM hanya berkisar 8,5 persen untuk jalur SNBP dan sekitar 3 persen untuk jalur SNBT.
Apakah lulusan Sastra Jawa UGM memiliki prospek kerja yang bagus di era modern?
Ya, lulusan prodi ini memiliki peluang kerja yang bervariasi mulai dari filolog, peneliti kebudayaan, arsiparis, jurnalis, hingga tenaga pengajar budaya di lembaga internasional.
Kapan data daya tampung resmi UGM untuk tahun akademik terbaru diperbarui?
Data kuota dan daya tampung diperbarui secara berkala oleh panitia nasional melalui laman resmi SNPMB menjelang pembukaan pendaftaran jalur seleksi berjalan.
Sumber Asli Berita: Artikel ini dikembangkan dan ditulis ulang secara independen berdasarkan laporan pemberitaan nasional detik.com dengan judul asli "10 Jurusan UGM yang Sepi Peminat, Peluang Kerja Besar tapi Kurang Diminati" yang dipublikasikan pada hari Rabu, 4 Februari 2026.